/home/mahkot17/public_html/opac.perpustakaanmankotamagelang.com/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Edi AH Iyubenu%" ]
“Aku hanya bisa memberimu cinta yang berpijar dari hati…,” ucapnya suatu sore menjelang senja di sebuah kafe murahan. Kami hanya memesan es teh manis, plus 2 potong pisang goreng. “Kuharap kamu mau mengerti betapa ketulusan hati jauh lebih berharga dari kemilau berlian….” **** Rumah yang kucari ini lebih tepat disebut kastil. Tak ada rumah lain di sekitarnya. Ya, hanya sendiri berdi…
Suara kecil dari balik jendela kafe yang terkuak di sebelah kursi Aysila itu terdengar begitu lamat. Nyaris punah ditelan bising hujan. Suara yang amat dikenal Asyila dengan baik, yang begitu karib dengan hari-harinya. Setelah diam beberapa jenak untuk berpikir, Aysila menjulurkan kedua lengannya ke luar jendela, memenuhi pinta suara yang lirih itu. Ia biarkan tubuhnya ditarik dari luar dan hi…
Jalan cinta sungguhlah tiada batasnya. Di antara ungkapannya bisa melalui lukisan, tarian, puisi, hingga cerita sastra. Ini adalah kumpulan cerpen yang khusus diciptakan dan didedikasikan sebagai ekspresi lautan cinta kepada Nabi Muhammad Saw. Tentu, cerpen adalah cerpen, dan justru melalui keluasannya itulah ia leluasa mewartakan, menyaksikan, hingga menggumamkan isyarat-isyarat cinta ya…
Gondrong, murah senyum, ringan tangan, dan pantang menyerah dan sekaligus mudah tergores psikisnya. Lama di Pesantren, fasih ilmu agama, jago ziarah kubur, dan tahan banting puasa, tapi sekaligus mudah tersentuh hatinya pada lalu-lalang kaum Hawa di keramaian. Kombinasi psikis yang mudah tergores dan hati yang mudah tersentuh membuatnya kerap saking leher karena getol menoleh ke sana-sini…
Cito ndempis dengan mata sembab, pipi dikebaki airmata, dada berguncang, dan kepala tergeleng-geleng. “Dik Citi, Pak, ini sebab Dik Citi....” Suaranya terdengar sangat parau, berat, dan bergetar. “Dik Citi selingkuh, huwaaa, mamaaakkkk….” Aku mengernyit. Menatap Alfin yang juga mengernyit. “Saya sudah memutuskan hubungan jiwa ini, Pak. Sudah, cukup, timbang tergores-gores teru…
Satu Nama Ada satu nama yang dengannya bisa kuceritakan tuntas padamu perihal cinta, langit, malam, hujan, dan hidup. Langit adalah cinta. Malam adalah cinta. Hujan adalah cinta. Hidup adalah cinta. Cinta adalah Kekasihku Muhammad Saw. (Edi AH Iyubenu) Buku ini berisi kumpulan cerpen yang didapatkan dari Lomba Cipta Cerpen Menyambut Maulid Nabi Saw. tahun 2020, dengan tema tunggal, …