Search Suggestions
Loading...
{{ item.text }}
Search History
{{ tmpObj[key].text }}
Kelenjar Laut / D. Zawawi Imron
Deskripsi
Melanjutkan debar lembab malam
sehabis subuh
Aku terasa berada di tangga rapuh
dengan kelenjar jiwa yang melepuh
Dan tidur disebut mati
karena menolak tersenyum di waktu pagi
Serta keringat disayang-sayang
dan disimpan di hati bantal yang sunyi
Kutafsirkan matahari
dengan bahasa cahaya
Padahal sayap elang mekar
menggoreskan nafas di angkasa
Relung-relung kecil di tikungan syaraf
turut bicara tanpa bahasa
Garam disebut garam karena asin
Kurenung bahagia
di relung rahasia
Langkah bergegas mengejar cakrawala
sehabis subuh
Aku terasa berada di tangga rapuh
dengan kelenjar jiwa yang melepuh
Dan tidur disebut mati
karena menolak tersenyum di waktu pagi
Serta keringat disayang-sayang
dan disimpan di hati bantal yang sunyi
Kutafsirkan matahari
dengan bahasa cahaya
Padahal sayap elang mekar
menggoreskan nafas di angkasa
Relung-relung kecil di tikungan syaraf
turut bicara tanpa bahasa
Garam disebut garam karena asin
Kurenung bahagia
di relung rahasia
Langkah bergegas mengejar cakrawala
Informasi Detail
- Penerbit
- Yogyakarta : : DIVA Press,., 2022
- Deskripsi Fisik
- 104 ; 13 x 19 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-623-293-625-6
- Klasifikasi
- 808.1
- Edisi
- Cet. 1
- Subjek
Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar