/home/mahkot17/public_html/opac.perpustakaanmankotamagelang.com/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%cerita pendek%" ]
Untuk kita, yang terlalu malu walau sekadar menyapanya, terlanjur bersemu merah, dada berdegup lebih kencang, keringat dingin di jemari, bahkan sebelum sungguhan berpapasan. Untuk kita, yang merasa tidak cantik, tidak tampan, selalu merasa keliru mematut warna baju dan pilihan celana, jauh dari kemungkinan menggapai cita-cita perasaan. Untuk kita, yang hanya berani menulis kata-kata dalam b…
Revolusi Nuklir. Prosais Irlandia, James Joyce, menulis cerpen Eveline pada tahun 1904. Eveline menyusup ke lipatan banyak bahasa dan budaya, menebarkan teluh sastra; bahwa cerpen mustahil mati selama masih ada manusia di dunia. Meskipun lahir dari rahim abad 20, Eveline masih terlihat belia dan ranum hingga kini. Lewat Eveline, James Joyce memberikan ruang eksplorasi yang luas bagi pembacanya.…
“Garda anakku… Cintaku pada ibumu sudah sangat sempurna. Telah kutebus cinta itu dengan menjalani seluruh kewajiban. Tanpa cela. Masihkah cintaku harus dipertanyakan? Bukankah cinta menjadi sempurna ketika semua gairah asmara telah pupus dalam jiwa? Cinta pun menjelma jadi puisi, Garda.” (cerpen "Menebang Pohon Silsilah") Kumpulan cerpen karya Indra Tranggono ini menyuguhkan berbagai c…